Pingsanterjadi karena melambatnya aliran darah ke otak secara mendadak, sehingga otak tidak mendapat suplai oksigen yang cukup. Suatu kegawatdaruratan medik yang paling sering dijumpai di tempat praktek dokter gigi, di mana pasien mengalami penurunan atau kehilangan kesadaran secara tiba-tiba dan bersifat sementara akibat tidak adekuatnya
NilaiJawabanSoal/Petunjuk MAMANG Kabur matanya karena hendak pingsan BERKUNANG-KUNANG 1 berpendarpendar; berkelip-keip air laut kelihatan ~ kena cahaya bulan; 2 seakan-akan melihat cahaya berkilap-kilap pd mata ketika kepala pening, ... SILINDER Mata ... astigmatism, penglihatan kabur dan berbayang RABUN Kurang jelas; kurang awas; kabur tentang mata OPORTUNISME Paham yang semata-mata hendak mengambil keuntungan untuk diri sendiri dari kesempatan yang ada tanpa berpegang pada prinsip tertentu KACA, BERKACA-KACA Berlinang-linang tt mata matanya tampak ~ karena hatinya dilanda rasa haru; mengaca menjadi berkaca-kaca tt mata matanya ~ hendak menangis KABUS 1 kabut; 2 kabur; tidak nyata kelihatan seakan-akan tertutup kabut karena jauh dsb; 3 tidak jernih tt mata, kaca, dsb seakan-akan berkabut; hilan... MENGINCAR 1 membidik; melihat dengan memicingkan mata sebelah seperti ketika hendak membidik ia bergaya di depan lensa sedang ~ harimau dengan senapan; 2 ki m... PUDAR 1 suram tidak bercahaya, tidak berseri-seri; 2 pucat tt warna; kurang terang atau kabur tt gambar, potret, dsb; sayu, tidak berseri-seri tt ma... MEMPERTALIKAN 1 mengikat menjadi satu mereka ~ semua tawanan itu sebelum diseret ke markas; 2 menjalin- jalinkan; memperhubungkan jangan ~ menghubungkan urat sa... MENANGIS Keluar air mata TERBANG ...uri orang; 5 ki berlari cepat; 6 melarikan diri; kabur; 7 ki naik pesawat terbang; bepergian dengan pesawat terbang - bertumpu hinggap mencekam, pb ... MENARIK ...ah; 2 bersisurut, mundur, surut; ~ langkah seribu kabur, melarikan diri, mengacir, mengibrit cak; ~ nafas menghela nafas, menyiuk; ~ nafas penghabis... PANJANG 1 berjarak jauh dari ujung ke ujung; 2 lama waktu; 3 jarak -langkah singkat permintaan, pb sampai ajalnya; hendak - terlalu, patah, pb yang suka ... PESAN = pesanan ark perintah, nasihat, permintaan, amanat yang harus dilakukan atau disampaikan kpd orang lain apa - ayahmu ketika beliau berangkat ke... PERUT 1 bagian tubuh di bawah rongga dada mandi lenggang = melenggang - alat pencernaan makanan di dalam rongga, di bawah rongga dada terutama yang ber... MEMBUANG 1 melemparkan; mencampakkan jangan ~ sampah di lantai, masukkan ke dalam keranjang sampah; 2 melemparkan sesuatu karena tidak berguna lagi mengamhi... AIN Mata TELIK SANDI Mata-mata NETRA Mata AKAN Hendak INGIN Hendak; mau SPION Mata-mata SEKO Mata-mata; peninjau KOLAPS PingsanAliciayang berprofesi sebagai seorang guru Matematika ini pada hari itu hendak ke gereja bersama Gracie. Sebelum berangkat, Alicia membantu menata rambut si kecil Gracie, namun ia terkejut karena ia tiba-tiba pingsan disertai kejang-kejang. Beberapa kali sampai jatuh sebelum kejang-kejang, saudaranya tersebut mengira ini hanya candaan Gracie
Pingsan adalah hilang kesadaran sementara yang terjadi secara tiba-tiba selama beberapa detik atau menit. Kondisi ini dapat diawali dengan pusing, mual, penglihatan kabur, atau pendengaran terganggu, kemudian berlanjut menjadi hilang kesadaran hingga terjatuh. Dalam istilah medis, pingsan disebut dengan sinkop. Pingsan terjadi ketika aliran darah ke otak melambat secara mendadak sehingga otak tidak mendapat oksigen yang cukup. Orang yang pingsan bisa kembali sadar penuh setelahnya. Pingsan yang tidak terkait dengan gangguan kesehatan tertentu umumnya tidak berbahaya. Sedangkan pingsan yang disebabkan oleh suatu kondisi medis atau penyakit perlu mendapatkan pemeriksaan dan penanganan agar tidak terjadi kembali. Penyebab Pingsan Umumnya, pingsan terjadi karena tekanan darah menurun secara tiba-tiba sehingga aliran darah dan suplai oksigen ke otak berkurang. Sejumlah kondisi yang dapat memicu pingsan adalah stres, ketakutan, cuaca yang terlalu panas, sengatan listrik kesetrum, dan perubahan posisi secara tiba-tiba. Selain itu, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami pingsan, yaitu Menderita gangguan pada sistem saraf otonom Memiliki penyakit jantung, seperti aritmia, penyempitan katup jantung, atau kelainan pada struktur jantung Mengalami penurunan kadar gula darah hipoglikemia Menderita diabetes atau penyakit yang bisa memengaruhi sistem saraf, seperti malnutrisi, kecanduan alkohol, dan amiloidosis Mengalami hiperventilasi akibat bernapas terlalu cepat, karena merasa panik atau cemas Mengonsumsi obat-obatan yang bisa memengaruhi tekanan darah, seperti obat hipertensi, dan obat untuk gangguan kecemasan Gejala Pingsan Sebelum pingsan, biasanya akan muncul gejala awal berupa Mengantuk Menguap Terlihat pucat Pusing dan seperti melayang Mual, cemas, bernapas dengan cepat, dan berkeringat dingin tiba-tiba Pandangan kabur atau berkunang-kunang Pendengaran terganggu atau mendengar dengan samar-samar Linglung dan tubuh limbung, terutama ketika berdiri Tubuh terasa lemah Telinga berdenging Jantung berdebar Sakit kepala Setelah itu, tubuh akan terasa kehilangan tenaga kemudian tidak sadarkan diri. Meski begitu, gejala awal pingsan bisa berbeda pada tiap orang, bahkan ada orang yang tidak merasakan gejala awal sama sekali sebelum pingsan. Kapan harus ke dokter Periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami pingsan tanpa sebab yang jelas atau terjadi secara berulang. Pemeriksaan dokter diperlukan agar penyebab pingsan bisa diketahui dan diatasi sehingga tidak terjadi lagi di kemudian hari. Jika Anda menemukan orang yang pingsan di sekitar Anda, segera bawa ia ke IGD untuk mendapatkan penanganan, terlebih bila ia mengalami salah satu gejala berikut ini Tidak bernapas Tidak sadarkan diri selama lebih dari 1–2 menit Mengalami perdarahan atau cedera Berusia lebih dari 50 tahun Sedang hamil Mengalami kejang Tidak pernah pingsan sebelumnya atau justru sering pingsan Pernah atau sedang menderita diabetes, hipertensi, hipotensi, atau penyakit jantung Mengalami nyeri dada atau jantung berdebar sebelum pingsan Memiliki riwayat cedera pada kepala sebelumnya Pemeriksaan oleh dokter juga perlu dilakukan bila orang yang pingsan mengalami kebingungan dalam jangka waktu lama atau tidak bisa menggerakkan tangan atau kakinya setelah sadar dari pingsan. Diagnosis Pingsan Dokter akan bertanya kepada pasien atau orang yang mengantar pasien terkait keluhan yang dialami pasien sebelum pingsan. Pertanyaan yang akan diajukan antara lain posisi pasien saat pingsan dan seberapa lama pasien pingsan. Dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi, serta apa yang dirasakan pasien setelah sadar. Selanjutnya, dokter akan memeriksa kesadaran pasien dengan menggunakan Glasgow Coma Scale GCS dan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pingsan. Pada sebagian kasus, pemeriksaan fisik saja sudah cukup untuk menentukan penyebab pingsan. Namun, pada kasus lain, pemeriksaan penunjang di bawah ini diperlukan untuk memastikan penyebab pingsan Tes darah, untuk memeriksa keseimbangan kadar gula darah dan anemia Elektrokardiogram EKG, untuk melihat aktivitas listrik di jantung Ekokardiografi, untuk melihat struktur jantung dan aliran darah dalam jantung Elektroensefalogram EEG, untuk mengukur aktivitas listrik di otak Holter monitor, untuk merekam keadaan jantung setidaknya selama 24 jam CT scan, untuk melihat struktur organ atau jaringan tertentu Pengobatan Pingsan Penanganan pingsan akan disesuaikan dengan penyebabnya. Tindakan yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan aliran darah ke otak agar kebutuhan oksigen pasien tercukupi. Jika Anda merasakan gejala-gejala awal pingsan, coba baringkan tubuh dengan nyaman dan angkat kaki sedikit lebih tinggi dari kepala. Bila Anda melihat seseorang pingsan, segera cari pertolongan medis ke dokter atau rumah sakit. Sambil menunggu bantuan medis datang, lakukan pertolongan pertama seperti berikut Bawa penderita ke tempat aman dengan posisi tetap berbaring dan pastikan posisinya nyaman. Bangunkan penderita dengan menggoyang tubuhnya, memanggilnya dengan suara yang cukup keras, atau memberikan rangsang nyeri, misalnya dengan mencubit atau meletakkan handuk dingin di wajah atau lehernya. Periksa apakah penderita bernapas dan apakah ada sumbatan di saluran pernapasannya. Segera lakukan resusitasi jantung paru atau CPR jika penderita tidak menunjukkan kemampuan bernapas atau mengalami henti jantung Longgarkan pakaian atau aksesori penderita yang terlalu ketat, seperti kerah baju dan ikat pinggang. Jika memungkinkan, bawa penderita ke ruangan yang sejuk atau memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari memberikan makanan atau minuman apa pun ketika pasien tidak sadar penuh, karena berisiko menyebabkan tersedak. Bungkus penderita dengan selimut bila kulitnya terasa dingin saat disentuh. Jika penderita sudah mulai sadar, berikan pertolongan dengan cara Biarkan penderita tetap berbaring, lalu tunggu sekitar 10–15 menit sebelum memperbolehkannya untuk duduk atau berdiri. Berikan penderita minuman atau makanan secara perlahan, terutama bila ia belum makan dalam 6 jam terakhir atau menderita diabetes. Temani penderita sampai ia benar-benar sadar. Ketika bantuan medis datang, beri tahu dokter atau petugas medis mengenai berapa lama penderita pingsan dan apa saja yang sudah Anda lakukan. Penanganan dan pengobatan yang diberikan oleh dokter kepada pasien yang pingsan akan disesuaikan dengan penyebabnya. Selain itu, dokter juga akan menyarankan pasien untuk Menghindari faktor pemicu, seperti stres, terlalu lama berdiri, atau berada di ruangan yang pengap dan panas Mencukupi kebutuhan cairan, membatasi konsumsi garam, kafein, dan alkohol, serta menjaga porsi makan Pingsan bisa diatasi dan dicegah dengan penanganan yang tepat. Meski demikian, orang yang pernah pingsan lebih berisiko untuk mengalami pingsan di kemudian hari. Komplikasi Pingsan Pingsan biasanya memang bukan kondisi yang berbahaya. Namun, pingsan bisa berbahaya bila terjadi pada kondisi atau di tempat tertentu, misalnya ketika sedang mengemudi atau berada di tempat yang tinggi. Hal tersebut bisa menyebabkan penderita terjatuh, terbentur, dan mengalami cedera. Pencegahan Pingsan Untuk mencegah terjadinya pingsan, orang yang memiliki faktor risiko pingsan atau pernah pingsan sebelumnya disarankan untuk melakukan tindakan preventif berikut Mengenali situasi yang dapat memicu pingsan dan menghindarinya Belajar mengelola stres dan rasa panik, misalnya dengan melatih teknik bernapas atau melakukan yoga Menjaga diri tetap fit, dengan cukup tidur dan beristirahat Makan teratur dan mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang Mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih yang cukup agar terhindar dari dehidrasi Mengubah posisi secara perlahan saat akan berdiri dari posisi duduk atau berbaring Membaringkan diri dan menaikkan kaki sedikit lebih tinggi dari kepala jika merasakan gejala sebelum pingsan Rutin memeriksakan diri ke dokter jika memiliki gangguan kesehatan yang berisiko menyebabkan pingsan, seperti diabetes atau penyakit jantung Namun karena rasa ketakutannya yang begitu besar, bocah laki-laki itu tiba-tiba pingsan. Ayahnya pun panik bukan kepalang karena anaknya pingsan." Bagaimana ini anaknya malah pingsan. Bagaimana ini!" kata si ayah. Tak tega melihat ayahnya panik, sang bocah pun langsung membuka mata sembari menjulurkan lidah, menggoda sang ayah. Pingsan atau Syncope merupakan kejadian yang lumrah terjadi pada manusia. Pasti semua manusia merasakannya. Pingsan terjadi akibat aliran darah ke otak berkurang secara drastis. Aliran darah tersebut berkurang biasanya selama lima atau enam detik, dan pasti ada yang jika kamu sering pingsan bisa saja ada hal medis serius. Terutama ketika pingsan cedera, bisa efek lainnya. Dengan itu, ayo perhatikan tanda-tanda bahwa kamu akan pingsan! 1. Merasa kamu merasa pusing secara tiba-tiba, kamu harus mencari tempat untuk duduk atau istirahat segera. Terutama ditambah kamu merasakan kebingungan, ini biasanya gejala pertama yang terjadi. Biasanya pingsan terjadi karena terlalu lama berdiri. Lebih banyak manusia pingsan saat berdiri karena darah mengalir mengikuti gravitasi, mengutip Dr. Julian Stewart, Profesor Kardiologi Pediatrik New York Medical College di Reader's Digest. Makanya, kelancaran aliran darah di tubuh itu adalah hal yang Pandangan mata merasa pusing dan bingung, biasanya pandangan kamu cenderung mulai kabur. Bisa saja kamu agak sulit untuk melihat yang ada di depan kamu. Akan terjadi juga di mana mata kamu akan mulai goyang-goyang atau nystagmus. Mata menjadi pertama yang dapat mendeteksi akan pisang. Karena, pembuluh darah yang runtuh duluan ketika darah bergerak ke bawah, mengutip Dr. Stewart. 3. Muncul rasa kamu juga akan merasa mual. Padahal kamu tidak merasakan apa-apa sebelumnya. Tapi, rasa mual ini tidak akan muncul sendiri tentunya dengan beberapa tanda akan pingsan lainnya. Jika ini terjadi, coba duduk dan tutup mata. Lalu taruh tanganmu di perut. Mulai mencoba bernapas perlahan, dan kembungkan perut. Mengambil napas dari hidung dan mengeluarkannya di mulut. Oksigen yang masuk akan membantu mengurangi tekanan pada otak. Baca Juga 6 Kebiasaan Dianggap Sepele Ini Ternyata Bisa Membuatmu Mudah Pingsan 4. Akan terlihat pucat dan kamu merasakan hal sebelum di tempat umum, dan ada yang mengatakan kamu pucat, harus hati-hati. Apalagi, ditambah dengan kamu mulai keringatan padahal tidak panas. 5. Susah akan mulai susah mendengar. Jika kamu ditanya, mungkin setelah dikatakan pucat, akan bertanya ulang apa yang dikatakan orang lain. 6. Badanmu merasa lemas atau kamu masih tetap bertahan, dan mulai merasa lemas akan lebih baik kamu duduk. Karena tidak ada darah yang mengalir ke otak, lemas wajar terjadi. 7. Napasmu menjadi hal-hal sebelumnya bisa saja terjadi bersamaan, jika kamu mulai kesusahan napas, kamu harus waspada. Karena, jika ritme napasmu menjadi pendek akan pingsan. Dengan itu, tetap mencoba untuk bernapas dan mengambil oksigen sebisa mungkin. Setelah mengetahui tujuh gejala yang biasanya terjadi sebelum pingsan, dengan sisa tenaga yang ada usahakan langsung mencari posisi yang baik untuk istirahat. Kalau sedang bersama teman, langsung meminta pertolongan. Jangan sampai kamu pingsan dan akan terjadi cedera. Karena, jika pingsan dan cedera, malah kamu akan kena kejadian medis yang serius. Namun, cara mudah untuk mencegah pingsan, jangan sampai kamu dehidrasi ya! Baca Juga Ternyata Inilah 7 Hal yang Terjadi pada Tubuhmu, Saat Kamu Pingsan! KaburNaik Ojol, Detik-detik LC Karaoke Dibunuh Pelanggan yang Ajak ML Lagi. RA menyangka korban hanya pingsan setelah lehernya dicekik tersangka. Terpidana DPO selama beberapa tahun karena mangkir saat hendak dieksekusi setelah putusan terhadap dirinya inkrah atau memiliki kekuatan hukum tetap. August, 03 2022 KUPANG, - Aparat Kepolisian Resor Belu, Nusa Tenggara Timur NTT, menangkap seorang pria bernama Johan Pandie 65 karena diduga terlibat dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang TPPO. Kakek asal Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, ditangkap saat hendak kabur ke negara Timor Leste."Pelaku ini ditangkap di PLBN Pos Lintas Batas Negara Motaain, Kabupaten Belu, Sabtu 10/6/2023 kemarin," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy kepada Minggu 11/6/2023. Baca juga Motor yang Dikendarai Tabrakan, Polisi di Belu NTT Tewas Penangkapan itu dilakukan melalui kerja sama antara pihak kepolisian dengan Kantor Imigrasi Kelas II Atambua. Ariasandy menuturkan, awalnya aparat Satuan Tugas TPPO Polres Belu menerima laporan dari IESB, warga Dusun Seo B, Desa Rinbesi Hat, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu. Baca juga Rumah Perwira Polisi di Lampung Diduga Jadi Tempat Penampungan Korban TPPO Calon TKI IlegalIESB melaporkan Johan karena menjadi korban perdagangan orang. Usai menerima laporan, polisi lalu menyelidiki kasus itu. Pada Jumat 9/6/2023, polisi menerima informasi keberadaan pelaku di Tanah Merah, Kabupaten Kupang. Sehingga, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Belu Inspektur Polisi Satu Iptu Djafar Alkatiri bersama anggota mendatangi lokasi. Namun, pelaku tidak ditemukan di Tanah Merah. Selanjutnya, pada Sabtu 10/6/2023, Johan diketahui menuju Kabupaten Belu dengan tujuan ke negara Timor Leste menggunakan bus Angkutan Antar Lintas Batas Negara ALBN jurusan Kupang-Timor Leste. "Akhirnya dengan kerja sama yang baik dari Satuan Reskim bersama intel dan pihak Imigrasi, pelaku diamankan beserta barang bukti berupa paspor milik yang bersangkutan," kata Ariasandy. "Tentunya penangkapan ini didasari laporan dari salah satu warga Belu berinisial IESB yang mengaku menjadi korban TPPO dengan perekrut tidak lain si Johan sekitar bulan Mei tahun 2022 lalu," sambungnya. Saat ini, Johan telah diamankan di Polres Belu dan sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satuan Reskrim Polres Belu. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. PCs5.